Sunday, January 15, 2006

Tenggelam dalam penyesalan...



         Beberapa hari lagi menjelang mengumpulkan laporan skripsi dan semalam nonton film terbaru Rudi Sudjarwo, 9 Naga, membawa kenangan saya mengalir menuju satu muara, nama seorang kawan dekat saya.
         Terekam jelas dalam ingatan, 6 bulan yang lalu, kala saya batal mengumpulkan laporan skripsi, saya mengirim pesan pendek untuk kawan dekat saya :

"Aku gak jadi ngumpulkan laporan..."

begitu report delivered muncul dilayar, seketika itu juga kawan dekat saya menghubungi, lewat telepon kawan saya menghibur saya semalaman itu. sangat terasa kawan saya begitu mengkawatirkan saya, meskipun saat itu juga saya menyakinkan kawan saya kalau saya baik-baik saja. Hari-hari berikutnya kawan saya menghibur saya, kami bercanda, tertawa, saya bisa melupakan kekecewaan saya. saya bahagia, saya tenggelam dalam euforia.
         Terlalau euforia ternyata fatal, ada bercandaan saya yang kebablasan, ada kata-kata dan kelakuan yang menyakiti hati kawan saya. kawan saya bilang :

"Gak Papa kok, tapi jujur, aku kecewa banget dengan bercandamu barusan, kamu memang sering ngerjain aku, tapi yang barusan kelewatan"

         Saya menyesal, saya minta maaf, saya tahu saya sangat bersalah, hingga kawan saya hingga saat ini sulit sekali dihubungi, begitupun saya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama...
         Seperti kata Marwan, sang komandan pembunuh bayaran dalam 9 Naga, yang sangat menyesal telah secara tidak sengaja membunuh Donny temannya, kepada Damar anaknya yang baru belajar mewarnai :

"Daun itu warnanya hijau, jangan salah lagi ya..."

[sambil mengecup kening Damar yang tertidur pulas]


untuk kawan saya : terima kasih tadi pagi kita sempat berbincang sebentar...

0 komentar teman saya...:

Post a Comment

<< Home